BI Banten Tanda Tangani MoU Bersama Polda Banten dan Kejati Banten

Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja bersama Kepala Polda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H., M.B.A saat menandatangani MoU

Centralnews-Serang, Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja bersama Kepala Polda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H., M.B.A dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang penanganan dan pencegahan tindak pidana di bidang keuangan, yang di gelar di Kantor Perwakilan BI Banten, Kamis (15/03/21).

Perjanjian kerjasama ini di lakukan agar dapat menjalin sinergitas yang baik antara BI Banten Dengan Polda Banten dan Juga Kejati Banten dalam menangani penanganan dan pencegahan tindak pidana di bidang keuangan di wilayah hukum Banten.

Kepala Perwakilan BI Banten Erwin Soeriadimadja mengatakan hari ini BI Banten melakukan  penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Polda Banten dan Kejati Banten, ini dalam rangka menciptakan iklim kerja yang kondusif yang memungkinkan pelaksanaan tugas Bank Indonesia di daerah dapat berjalan lebih baik.  

Untuk itu perlu dilakukan kerjasama antara Kantor Bank Indonesia Provinsi Banten dengan POLDA Banten sebagai turunan/tindaklanjut Pedoman Kerja yang telah ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia dengan KAPOLRI yaitu dalam bentuk Pedoman Kerja Teknis (PKT). 

Loading...

“Selain itu, dalam mengawal dan menjaga perekonomian di Provinsi Banten, sinergi dan koordinast dengan unsur Forkopimda, Apgakum, PJSP, industri dan berbagai komponen masyarakat juga perlu terus menerus dilakukan,”ujar Erwin

Dan hari ini telah dilakukan penandatangan MOU antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten dan Kepolisian Daerah Banten yang ditandatangani oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten, Erwin Soeriadimadja dan Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H., M.B.A 

“Selain itu kita juga melakukan penandatangan kerja sama dengan Kejati Banten dan langsung ditandatangani oleh Kepala Kejati Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum.  Kerjasama ini tentang Pemulihan aset terkait tindak pidana dan/atau aset lainnya, pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum lainnya di bidang perdata dan tata usaha negara, Penegakan hukum, Pendidikan dan pelatihan,”Terang Erwin

Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten Asep Nana MulyanaS.H., M.Hum.

“Semoga melalui penandatangan akan meningkatkan sinergi dan memicu akselerasi serta akseptasi mendorong terwujudnya ekonomi dan keuangan digital. Bersama kita satukan langkah mengawal pulihnya perekonomian di Indonesia,”Tandas Erwin

Sementara Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H., M.B.A dalam sambutannya mengatakan penandatanganan pedoman kerja dan pedoman teknis ini akan membuat sinergitas dan kerjasama dalam masyarakat dan ini merupakan perwujudan komitmen dalam hal kebijakan ekonomi dan pembangunan nasional. 

“Harapan saya perjanjian ini dapat segera di tindak lanjuti oleh beberapa pihak, dengan demikian di harapkan semua klausul dalam pedoman kerja ini dapat di laksanakan dengan baik, dan saya juga berharap ikatan silahturahmi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus di tingkatkan pada masa-masa yang sekarang,”tandas Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto.

Sedangkan Kepala Kejati Banten Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum berharap dengan adanya penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini sinergitas antara BI Banten Dengan Kejati semakin baik, baik dalam kontek penegak hukum maupun mendukung tugas-tugas BI lainnya.

“Sementara ini kita akan peta-petakan dulu, kemudian akan kita bahas lebih lanjut terkait tindak lanjut PKS ini,”Ujar Asep

Asep juga mengatakan saat ini yang sudah di laksanakan terkait dengan progtam Kejati yaitu salah satunya adalah jaksa masuk pesantren. “Kita kolaborasi dengan BI bentuknya dalam hal penguatan ekonominya, atau bentuk lainnya dalam artian menanggulangi dan memberikan pemahaman edukasi pada masyarakat tentang penggunaan mata uang rupiah, sehingga mereka semakin paham, bangga dan lebih mencintai mata uang rupiah,”tutur Asep. (Ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here