Memaknai Hari Kartini, Kopri PK PMII Unsera Gelar Diskusi

Suasana saat berlangsungnya diskusi dalam rangka memaknai Hari Kartini.

Centralnews – Serang, Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Korp PMII Puteri (Kopri) PK PMII Universitas Serang Raya (Unsera) menggelar diskusi dengan tema “Bangkit Berjuang di Masa Pandemi Covid-19, Perempuan Indonesia Hebat”.

Diskusi tersebut bertujuan untuk memaknai perjuangan RA Kartini pada pendidikan perempuan di Indonesia. Ketua Kopri PK PMII Unsera Anisa Sri Husniati mengatakan, diskusi ini dilakukan agar menambah pengetahuan kepada kopri kopri di Unsera.

“Karena ini momentum yang penting, jadi harapannya agar semua kopri bisa memahami bagaimana perjuangan RA Kartini untuk perempuan Indonesia dan memahami tentunya terkait kesetaraan gender,” tuturnya.

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual itu diisi oleh pemateri dari Demisioner Ketua Kopri PK PMII Unsera, Tuti Rahayu. Adapun peserta yang mengikutinya tidak hanya dari Kopri akan tetapi juga dari anggota PMII laki-laki Unsera.

Dalam penyampaiannya Tuti Rahayu menjelaskan, Hari Kartini biasanya dimaknai sebagai Hari Pemberdayaan Perempuan. Namun, menurutnya pemberdayaan perempuan seharusnya tidak hanya dilakukan saat saat momentum seperti ini akan tetapi bisa dilakukan dihari-hari biasa.

Loading...

“Hari Kartini dimaknai sebagai Pemberdayaan perempuan, hal ini karena jika mengulas kembali sejarah pada masa era Kartini, perempuan saat itu tidak diberi ruang untuk berekspresi, mereka didiskriminasi. Namun jika untuk pemberdayaan perempuan sekarang ini seharusnya tidak hanya dilakukan saat saat momentum seperti ini saja,” tuturnya dalam diskusi virtual Google Meet, Rabu (21/4/2021).

 “Pemberdayaan perempuan juga bisa dilakukan dikehidupan sehari-hari misalnya di PMII sendiri kalau menggelar acara perempuan jangan hanya dibidang konsumsi, coba beri dia tugas jadi pembicara misalnya, korlap dan jobdesk yang lainya,” tuturnya.

Tuti yang juga merupakan Anggota Rumah Perempuan dan Anak (RPA) Kabupaten Lebak, mengatakan hari Kartini bisa dimaknai dengan meningkatkan kualitas setiap perempuan-perempuan yang ada di Indonesia.

Meningkatkan kualitas diri bisa dengan cara mengubah cara pandang terhadap sesuatu menjadi lebih luas yang dimaksudkan dapat berpikir secara objektif dan menilai sesuatu objek dari berbagai perspektif. Karena hal ini bisa menimbulkan rasa keingintahuan yang lebih tinggi yang tentunya akan lebih mengkritisi setiap sesuatu sehingga meningkatkan kualitas keilmuan dan nalar intelektualitas yang lebih tinggi.

“Karena RA Kartini sendiri beliau adalah sosok pahlawan perempuan yang memliki ketertarikan dalam membaca buku, memiliki pemahaman yang luas, bahkan disaat pada eranya orang-orang zaman itu berpikiran sempit tentang perempuan, tetapi beliau selalu berpikiran gelisah dan bisa-bisanya kepikiran untuk memerdekakan pendidikan perempuan,” paparnya.

“Itu terjadi karena RA Kartini memiliki pola pikir yang terbuka dan cara pandang luas,” sambungnya.

Lebih lanjut, salah satu peserta diskusi dari kegiatan tersebut, Rafli mengajukan pertanyaan. Ia menanyakan mengapa kesetaraan gender juga harus dibantu oleh kaum laki-laki untuk pemahamannya.

“Kenapa kesetaraan gender ini laki-laki juga terlibat gitu, kenapa tidak perempuan saja yang mengkampanyekan?” Tanya Rafli dalam Forum diskusi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Tuti menjelaskan, kesetaraan gender itu adalah peran social yang menuntut kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Kenapa laki-laki juga harus paham?.

Menurutnya, kesetaraan Gender itu dilakukan oleh dua objek yaitu laki-laki dan perempuan. Untuk mewujudkan kesetaraan gender juga perlu adanya dorongan kesadaran dari pihak laki-laki, agar pemahaman ini bisa diterapkan bersama oleh keduanya dalam kehidupan sehari-hari.

“ Gimana kalau misalnya kita perempuan satu lingkungan memahami arti kesetaraan gender sedangkan dari kaum laki-lakinya sendiri tutup mata akan hal ini, tentu peran social yang setara tidak akan terjadi jika tidak ada kesadaran dari perempuan dan laki-laki ini,” jelasnya. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here