Mulai 6 Mei, KRL Tanah Abang Tak Lagi Beroperasi sampai Rangkasbitung

Foto: net, Ilustrasi KRL.

Centralnews – Jakarta, Saat larangan mudik pada 6-17 Mei 2021, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memberlakukan pembatasan operasional KRL Commuterline

berdasarkan surat edaran yang disampaikan oleh VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba pada Rabu (5/5/2021), pada tanggal larangan mudik tersebut KRL lintas Tanah Abang-Rangkasbitung akan beroperasi sampai Stasiun Tigaraksa saja.

“Sesuai surat dari Bupati Lebak pada 29 April 2021 Nomor 443/1684-GT/2021, maka pada masa larangan mudik Lebaran ini, Stasiun Cikoya, Maja, Citeras, dan Rangkasbitung tidak melayani naik-turun penumpang,” kata Anne melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (5/5/2021).

Sedangkan untuk KRL lintas lain masih beroperasi namun jumlah perjalanan dan jam operasional akan dikurangi. Pada 6 – 17 Mei 2021, jam operasi KRL Jabodetabek akan bergeser dari normalnya 04.00 – 22.00 WIB menjadi 04.00 – 20.00 WIB.

“Jumlah perjalanan juga disesuaikan dari sebelumnya 984 perjalanan KRL per hari, menjadi 886 perjalanan KRL setiap harinya,” kata Anne.

Loading...

Selain KRL yang berhenti beroperasi ke Rangkasbitung, dalam surat edaran tersebut juga diumumkan bahwa kereta lokal Rangkasbitung-Merak berhenti beroperasi selama masa larangan mudik. Dengan demikian, saat masa larangan mudik, Stasiun Rangkasbitung tidak melayani seluruh perjalanan kereta, baik KRL maupun kereta lokal.

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Lebak Iti Octavia Jayabaya meminta KRL Commuterline tujuan Rangkasbitung tidak beroperasi saat larangan mudik. Permintaan tersebut disampaikan melalui surat ke Kementerian Perhubungan. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here