Mahfud Sampaikan Arahan Jokowi, Minta Persoalan Papua Diselesaikan Tanpa Senjata

Foto: net, Menko Polhukam, Mahfud MD.

Centralnews – Jakarta, Terkait persoalan yang terjadi di Papua, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, polemik yang terjadi di Papua tak akan selesai hanya dengan senjata dan letusan perang.

Mahfud mengatakan, hal tersebut merupakan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginginkan pendekatan kesejahteraan sebagai modal utama penyelesaian konflik di Papua.

“Prinsipnya sesuai arahan presiden, menyelesaikan persoalan di Papua jangan dengan senjata dan letusan, tapi dengan dialog demi kesejahteraan,” kata Mahfud dikutip dari akun YouTube resmi Polhukam RI, dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (15/6).

Meski demikian, sebagai antisipasi sekaligus upaya penegakan hukum terhadap kelompok-kelompok separatis teroris yang kerap melakukan aksi teror di wilayah paling timur Indonesia itu, Mahfud menuturkan aparat gabungan TNI Polri dengan persenjataan lengkap tetap ditempatkan di beberapa titik rawan konflik di Papua.

Bahkan baru-baru ini sebanyak 400 prajurit TNI yang diberi nama Pasukan Setan telah diberangkatkan ke Tanah Cendrawasih.



“Adapun penegakan hukum kepada kelompok-kelompok bersenjata adalah sebagai bagian untuk memperlancar dialog dengan rakyat Papua, yang jauh lebih banyak di luar kelompok bersenjata itu,” katanya.

Lebih lanjut, Mahfud menerangkan Baru-baru ini dia bertemu dengan sejumlah perwakilan dari Majelis Rakyat Papua. Ia mengaku sudah melakukan dialog dengan sejumlah tokoh asli Papua.

Loading...

Menurutnya, Mahfud dan perwakilan MRP melakukan dialog seputar persoalan-persoalan di tanah Papua di Gedung Kemenko Polhukam pada Jumat (11/6) pekan lalu.


“Kami saling menjelaskan dan bertukar pikiran, dan saya menjelaskan kebijakan pemerintah pusat di Papua, di mana mereka memahami bahwa apa yang sudah dan akan dilakukan, semua sesuai dalam koridor Konstitusi dan dengan pendekatan kesejahteraan,” kata dia.

Masih mengutip dari CNN Indonesia, Papua sendiri saat ini semakin memanas, kelompok yang dicap pemerintah sebagai separatis teroris atau kelompok kriminal bersenjata Organisasi Papua Merdeka terus melancarkan aksi teror mereka setelah ajakan perang di Pegunungan Puncak, Ilaga tak digubris aparat TNI Polri. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here