Minimalisir Investasi Ilegal dan Pinjol Ilegal, OJK DKI dan Banten Bentuk Satgas Waspada Investasi Di Banten

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing (tengah) Kepala OJK Regional 1 DKI Jakarta & Banten Dhani Gunawan (kiri) Direktur OJK Regional 1 DKI Jakarta & Banten Syabarudin (kanan)

Centralnews- Serang, Dalam rangka untuk meminimalisir investasi ilegal dan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 1 DKI Jakarta dan Banten Bentuk Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Daerah Banten. Kamis (17/06/21)

Pembentukan Satgas Waspada Investasi Daerah Banten yang di gelar di salah satu hotel Kota Serang ini melibatkan Kepolisian Daerah (Polda) Banten, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Kantor Kementrian Agama Banten, Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Banten, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Banten, Dinas Perdagangan (Disperindag) Banten, Dinas Koperasi dan UMKM Banten, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banten, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengatakan tugas dari Satgas Waspada Investasi ini adalah memberikan edukasi, literasi, pencegahan dan penindakan terhadap iventasi ilegal maupun pinjaman online ilegal.

“Dengan di bentuknya Satgas Waspada Investasi ini di harapkan dapat meminimalisir atau mengurangi maraknya investasi ilegal dan Pinjol Ilegal, sehingga masyarakat terlindungi,” ujar Tongam saat konferensi pers seusai Rapat Koordinasi tim kerja Satgas Waspada Investasi Daerah Banten, Kamis (17/06/21)

Tongam juga mengingatkan agar masyarakat harus terus menjaga kewaspadaan agar tidak menjadi korban Investasi ilegal dan Pinjol Ilegal ini.

Loading...

“Ini penting untuk selalu diingatkan ke masyarakat bahwa sebelum mencoba berinvestasi harus pahami dua L. Yaitu Legal atau perusahaan itu harus punya izin dari otoritasnya dan Logis, yaitu penawaran keuntungan yang ditawarkan sesuai dengan keuntungan yang wajar, jangan gampang tergiur dengan iming-iming dapat uang banyak” tegas  Tongam.

Tongam juga menghimbau apabila masyarakat yang sudah terlanjur meminjam di online dan diteror serta di lecehkan segera untuk melapor ke polisi. “Segera lapor polisi, jangan di simpan,”imbaunya

Sementara Kepala OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten Dhani Gunawan menambahkan bahwa  untuk programPertama puhaknya akan melakukan edukasi dan literisasi mengenai bahaya investasi ilegal dan Pinjaman online ilegal di 8 Kota/Kabupaten di Banten.

“Kita akan berikan edukasi dan literasi tentang bahaya investasi ilegal dan Pinjaman online kepada masyarakat melalui media sosial (medsos) karena sekarang pengguna medsos sangatlah banyak, dan selain itu kita juga gunakan media massa yang bisa mencapai Masyarakat di Provinsi Banten ini karena penawaran investasi ilegal dan Pinjaman online ilegal ini masih akan muncul di tengah-tengah masyarakat baik di perkitaan maupun di pedesaan,”terang Dhani

Dhani juga mengatakan bagi masyarakat yang pihaknya akan membuat wadah pengaduan untuk masyarakat yang ingin mengadu. “Apabila ada masyarakat ingin mengadu silakan menghubungi kami di layanan email [email protected] atau [email protected],’ tandas Dhani (Ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here