Kasus Positif Covid Melonjak, Gubernur Banten: Cape Nanganin COVID

Foto: net, Gubernur Banten Wahidin Halim

Centralnews – Serang, Terkait terjadinya lonjakan pasien positif Covid-19, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan hal tersebut akibat orang ramai-ramai wisata Lebaran. Akibatnya, rumah sakit pun nyaris penuh.

Penambahan kasus pada Senin (21/6) kemarin mencapai rekor dengan kasus positif sebanyak 476 pasien.

“Bisa jadi COVID naik lagi, rumah sakit penuh. Cape…cape…cape nanganin COVID,” kata Wahidin Halim kepada wartawan di Serang, dikutip dari detikcom, Selasa (22/6/2021).

Lebih lanjut, ia menyebut PPKM tidak efektif. Menurutnya, perlu ada pengetatan lain. Hal ini karena Orang bisa keluar masuk daerah lain, mudik, menghadiri acara pernikahan dan kumpul-kumpul berkerumun. Ada kesadaran yang semakin menurun di tengah masyarakat.

“Pengetatan harus, tapi kita tetap minta petunjuk pusat, lockdown atau PSBB atau PPKM,” ujar Wahidin.

Loading...

Vaksinasi selama ini juga terbatas. Banten masih baru mencapai 600 ribu vaksinasi dan kurang dari target yang jumlah sasarannya 3 juta orang. Selain itu, penyebaran di lingkungan pemerintahan juga makin tinggi. Pemprov Banten mengambil kebijakan WFH agar tidak semakin parah. Rumah sakit hampir penuh, apalagi di Tangerang Raya.

“Kalau ada lonjakan sudah nggak nahan. Rumah sakit di Kota Tangerang sudah 90 persen lebih (BOR), sudah susah,” ucap Wahidin.

Masih mengutip dari detikcom, melonjaknya jumlah kasus COVID-19 diperkirakan karena libur Lebaran. Wisata ramai dan kemungkinan kasus positif menjalar dari situ dan semakin banyak. Jika tidak ada penanganan, Wahidin memperkirakan penambahan kasus bisa lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

“Kalau normal walau ada peningkatan sedahsyat ini, kita punya 3.700-an kamar (perawatan), ini ada perkiraan kita lebih dari tahun lalu,” ujar Wahidin. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here