Ketua PMII Banten Kecam Provokasi Bupati Bulukumba Saat PMII Melakukan Aksi

Centralnews – Serang, Kisruh tindakan hukum terhadap dugaan pelaku provokasi dan penganiayaan masih terus berlanjut di penegakan hukum. Pasalnya, belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisiaan terhadap insiden pemukulan premanisme yang terjadi di depan kantor Bupati Bulukumba beberapa pekan lalu, pada hari Rabu 30 Juni 2021.

Aksi yang berujung bentrok diakibatkan Bupati Bulukumba menendang ban bekas demonstran, sehingga terjadi pemukulan diduga oleh oknum Satpol PP dan ASN.

Dalam menyampaikan aspirasinya, Ketua Cabang PMII Bulukumba Andi Chaidir Alif, mengecam tindakan provokasi dan penganiayaan yang dilakukan diduga oknum Satpol PP serta ASN hingga membuat kader PMII terluka. Menurutnya, pihak kepolisian dengan tegas dan secepatnya menangkap pelaku provokasi yang memicu terjadinya bentrok dengan peserta aksi.

A. Solahuddin selaku Ketua PKC PMII Banten mengatakan, Kepolisian harus serius dalam menindak tegas pelaku, kami tegaskan bahwa siapapun itu yang namanya melanggar Hukum harus di proses sesuai undang-undang yang berlaku, tidak ada siapapun di Negara ini kebal Hukum baik itu sekelas Bupati sekalipun kalau melanggar harus di proses.


“Kami melakukan kecaman solidaritas atas tindakan itu, jangan sampai masalah ini  berlarut larut dan kami sebagai sesama kader apalagi ada sahabat kami menjadi Korban pemukulan saat kericuhan terjadi malah membuat PMII Se Indonesia turun ke jalan,” tegas pria yang akrab disapa Jayen.


“Karenanya kami minta ketegasan dari Pihak kepolisian untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Pelaku Provokasi gerakan sahabat – sahabat PMII Bulukumba Sulawesi Selatan”. Imbuhnya. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here