Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar Negara yang Tolak Pendatang dari Indonesia

Foto: net, Ilustrasi gambar.

Centralnews – Jakarta, Indonesia dalam beberapa hari terakhir selalu menempati top three negara dengan penambahan kasus harian terbanyak dunia dengan melaporkan lebih dari 30 ribu kasus. Hal ini membuat beberapa negara memutuskan untuk menutup pintunya rapat-rapat dari pendatang dari Indonesia. Namun beberapa lainnya juga memutuskan untuk masih mengizinkan pendatang dari Indonesia untuk berkunjung dengan syarat karantina.

Mengutip dari CNBC Indonesia, Berikut ini adalah daftar negara yang menutup pintunya kepada kedatangan dari Indonesia:

1. Singapura

Singapura akan diberlakukan mulai Senin, 12 Juli 2021 pukul 23:59 waktu setempat. Pengumuman resmi disampaikan Gugus Tugas Multi Kementerian Singapura, dan melalui website Kementerian Kesehatan Singapura.

“Mengingat situasi yang memburuk di Indonesia, kami akan memperketat tindakan batas kami untuk dari Indonesia, dengan mengurangi izin masuk untuk Warga Negara/Penduduk Tetap non-Singapura,” ujar tugas gugus dalam pernyataan resmi, dikutip Minggu (11/7/2021 ).

“Terhitung mulai 12 Juli 2021 jam 23:59, semua riwayat perjalanan ke Indonesia dalam 21 hari terakhir juga tidak akan diizinkan transit melalui Singapura.”

2. Uni Emirat Arab (UEA)

Loading...

UEA mengeluarkan larangan masuk bagi dari Indonesia seiring dengan adanya kasus positif Covid-19. Dilansir dari Reuters, larangan ini berlaku sejak Minggu (11/7/2021). Tak hanya itu, UEA juga melarang warganya bepergian ke Indonesia.

3. Oman

Melansir Gulf News, Senin (12/7/2021), Indonesia masuk dalam daftar merah pemerintah Oman dan setiap pendatang yang memiliki riwayat perjalanan ke Indonesia dalam 14 hari terakhir tidak akandiizinkan masuk ke negara itu. Peraturan ini berlaku mulai 9 Juli lalu.

4. Schengen Area

Negara-negara Eropa yang tergabung dalam Schengen Area melarang masuknya warga dari Indonesia ke negara itu. Indonesia juga dimasukan dalam daftar merah. Dalam laman Netherlands and You milik pemerintah Belanda, hal ini berlaku tidak dengan asas kewarganegaraan namun berpegang teguh pada asas darimana pelancong datang.

“Contohnya seorang warga negara Maroko (Maroko ada dalam daftar hijau) yang tinggal di Indonesia (tidak ada dalam daftar hijau) oleh karena itu tidak dapat melakukan perjalanan ke Schengen,” tulis laman resmi itu.

Sementara itu izin masuk hanya berlaku pada masyarakat yang memiliki kartu izin tinggal di negara-negara itu. Para pendatang dari Indonesia yang memiliki kartu izin tinggal di negara Schengen diwajibkan untuk melakukan karantina selama 14 hari sejak kedatangan.

5. Arab Saudi

Arab Saudi merupakan negara selanjutnya yang melarang masuknya pelancong dari Indonesia. Larangan ini mulai berlaku dari bulan Februari lalu dan hingga sekarang belum dicabut.

6. Jepang

Dalam Undang-undang Pengawasan Keimigrasian dan Pengakuan Pengungsi, Jepang melarang beberapa kedatangan di negara itu. Salah satu kedatangan yang ditolak Negeri Sakura adalah kedatangan dari Indonesia dan 158 negara lainnya. Meski begitu, warga dari Indonesia masih diizinkan untuk melakukan kegiatan transit di negara itu.

Berikut ini negara-negara dunia yang mengizinkan pelancong RI masuk dengan peraturan isolasi yang ketat.

1. Thailand

Thailand menerapkan beberapa protokol kesehatan bagi para pengunjung dari Indonesia yang ingin mengunjungi negara itu, baik untuk keperluan bisnis maupun liburan. Mengutip laman resmi Kedutaan Thailand di Jakarta, .pemerintah Thailand mengharuskan pendatang dari Indonesia untuk melakukan karantina selama 14 hari setelah tiba di Negeri Gajah Putih.

2. Irlandia

Pemerintah Irlandia masih membuka pintunya bagi pengunjung Indonesia. Namun, setiap pelancong Indonesia diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari setelah tiba di Irlandia dan melampirkan hasil PCR yang dilakukan 72 jam sebelum ketibaan.

3. Korea Selatan (Korsel)

Menurut laman resmi Kedutaan Korsel di Jakarta, Negeri Kpop masih membuka pintu bagi para pelancong RI yang memiliki visa kunjungan jangka pendek berkode C-1, C-3, C-4, B-1, dan B-2.

4. Amerika Serikat (AS)

Dalam situs Trip.com, Negeri Paman Sam mengharuskan WNI untuk melakukan karantina mandiri selama lima hari sebelum berangkat dan setibanya di AS harus menjalani karantinaselama 7 hari. Selain itu pelancong juga diharuskan membawa hasil PCR testyang dikeluarkan tidak lebih dari 72 jam sebelum keberangkatan ataumemberikan “dokumentasi pemulihan”. bagi yang baru saja sembuh dari Covid.

 (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here