ACT Serang Raya & MUI Banten Gerakkan Operasi Pangan dan Medical Care Line Gratis Saat Pandemi

Centralnews.co.id

Centralnews – Serang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten bersama Aksi Cepat Tanggap Serang Raya gerakkan Operasi Pangan dan Medical Care Line Gratis ditengah masa pandemi. Tertebih Provinsi Banten menjadi salah satu Provinsi yang memiliki angka kasus COVID-19 yang cukup banyak. 

Operasi Pangan Gratis ini digerakkan untuk membantu meringankan kesulitan saudara kita yang terpapar COVID-19 dan sedang melaksanakan isolasi mandiri di rumah.

Sulitnya pasien untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan selama 14 hari isolasi mandiri menjadi pemicu Aksi Cepat Tanggap dan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Banten bergerak memasifkan proses sebaran bantuan di beberapa wilayah di Provinsi Banten, diantaranya Kota Serang, Pandeglang hingga Lebak. 

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Banten, AM Romli mengungkapkan bahwa Gerakan operasi pangan gratis ini harus terus dilaksanakan mengingat semakin banyak masyarakat Banten yang terpapar COVID-19 dan harus melakukan Isolasi Mandiri di Rumah. 

“Saya sangat mendukung gerakkan ini dan berharap gerakkan operasi pangan gratis dan medis gratis ini dapat terus berjalan membersamai saudara kita yang sedang diuji ditengah pandemi” ujar AM Romli. 

Loading...

Perlu diketahui bahwa operasi pangan gratis ini merupakan bantuan beras wakaf gratis dan air minum wakaf gratis hingga higyene kit seperti masker, hand sanitizer hingga sabun yang langsung diantarkan ke rumah warga yang sedang melakukan isolasi mandiri. 

Selain Operasi Pangan Gratis, Aksi Cepat Tanggap dan MUI juga menggerakkan Medical Care Line, yaitu layanan konsultasi Kesehatan gratis yang terintegrasi dan berbasis call center dengan melibatkan masyarakat. Hal ini dilakukan karena pasien COVID-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah tetap memerlukan pendampingan medis. 

Agar kondisi pasien isoman tetap stabil dan terpantau, Aksi Cepat Tanggap dan didukung Majelis Ulama Provinsi Banten membuka peluang bantuan kepada setiap masyarakat yang sedang kesulitan karena harus isolasi mandiri. Untuk dapat memanfaatkan akses Medical Careline ini masyarakat dapat menghubungi 021 — 2940 7165. 

Gerakkan operasi pangan gratis dan medical careline ini sudah mulai dilakukan beberapa waktu lalu sejak kasus COVID-19 di Kota Serang meningkat. Setidaknya beberapa kecamatan di Kota Serang sudah mendapatkan bantuan operasi pangan gratis ini. Diantaranya wilayah Kota Serang hingga Unyur. 

Head of Sub Region Aksi Cepat Tanggap Banten, Ais Komarudin mengungkapkan bahwa pandemi yang terjadi kali ini sudah memasuki tahun kedua, jadi dahsyat sekali dampaknya terhadap ekonomi masyarakat, dan pada pandemi kali ini betul betul tenaga Kesehatan juga menjadi titik central yang perlu diperhatikan. 

Terkait dengan situasi saat ini, maka bangsa ini nyaris tidak sanggup untuk melakukan ini sendiri, maka Lembaga kemanusiaan seperti Aksi Cepat Tanggap dan MUI harus bergerak meminimalisir kesulitan bangs aini yang sedang dirundung sakit. 

“Apa yang bisa kita lakukan adalah memenuhi kebutuhan umat saat ini, seperti yang kita ketahui bahwa PPKM berdampak secara ekonomi dan sosial. Kita ketahui bahwa masyarakat banyak melakukan aktivitas di rumah karena pembatasan, serta pemerintah juga belum bisa memastikan jaminan sosial tentang bagaimana masyarakat makan dan memenuhi kebutuhan sehari hari. Maka dengan ini ACT menghadirkan operasi pangan gratis dengan harapan bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri” Ujar Ais Komarudin 



Lebih lanjut, Ais juga mengungkapkan bahwa tenaga medis juga menjadi perhatian kita dalam aksi yang dihadirkan oleh Aksi Cepat Tanggap yang didukung oleh MUI. 



“Situasi pandemi ini juga berdampak pada ketersediaan tenaga medis, banyak tenaga media yang juga terpapar COVID-19 karena mereka ada di garda terdepan dalam permasalahan Kesehatan kali ini. Untuk itu Aksi Cepat Tanggap menghadirkan Medical Careline, harapannya agar masayarakat dapat terbantu secara medis yaitu dengan konsultasi Kesehatan via telepon saat isolasi mandiri di rumah,” imbuhnya. 



Kami berharap seluruh lapisan masyarakat dapet bersama — sama membantu saudara kita yang sedang diuji Kesehatan dan kondisi ekonominya ditengah pandemi. Tentunya kami tidak dapat berjalan sendiri, kami butuh bantuan masyarakat dalam mensukseskan Gerakan ini. (Ka/TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here