Kisah Bhabinkamtibmas Bantu Bangun Rumah Guru Ngaji Hingga Belikan Meja Untuk Madrasah 

Centralnews – Pandeglang, Aiptu Ade Kuswanto, Bhabinkamtibmas Polsek Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, setiap harinya berkeliling di Desa Menes. Hingga suatu hari, dia melihat siswi Madrasah Mambaul Ulum di Kampung Wangun yang belajar dilantai tanpa meja.

Dia bertekad mengumpulkan sedikit penghasilannya sebagai polisi untuk membantu para pelajar, agar bisa meraih ilmu agama dengan baik. Setelah delapan bulan menyisihkan keringatnya, dia bisa membeli 12 kursi dan 5 meja untuk madrasah tersebut. 

“Awalnya itu pas Januari 2021, pas kunjungan ke Wangun, lihat ada anak-anak lagi sekolah agama. Awalnya ga ngeuh aja, tapi pas saya lihat ke dalam (ruang belajar) ternyata cuma pakai tikar. Sedih lihatnya, dari situ ada rasa keinginan untuk bantu mereka,” ungkap Aiptu Ade saat dikonfirmasi, Selasa (10/08/2021).

Meski terbilang cukup beruntung dengan kehidupannya sebagai abdi negara, diakui Aiptu Ade, bahwa bukan perkara mudah untuk bisa memberikan bantuan bagi anak-anak di Madrasah Mambaul Ulum. Karena dia harus membagi penghasilannya untuk menafkahi keluarga beserta memenuhi kebutuhan hariannya. 

Beruntung, adanya anggaran dukungan operasional sebagai bhabinkamtibmas bisa disisihkannya tanpa mengganggu gaji yang diterimanya yang diperuntukkan khusus keluarga. 

Loading...

“Bukan enggak mau nyari bantuan atau donasi, tapi niatnya lillahi ta’ala pingin bantu, jadi waktu itu ya bismillah aja. Kan ada duk ops bhabinkamtibmas tuh, dari situ saya kepikiran untuk digunakan, saya sisihkan, itu sekitar 8 bulan disisihkan. Itu pun baru bisa ke beli 12 kursi sama 5 meja aja. Tapi semoga itu bisa membuat anak-anak jadi lebih semangat untuk belajarnya,” imbuhnya.

Usut punya usut, bukan kali pertama Aiptu Ade menyisihkan uang pribadinya untuk membantu masyarakat. Tahun 2020 dirinya pernah membantu bedah rumah milik seorang guru ngaji di Desa Kanangan, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

“Alhamdulillah, pernah bantu bedah rumah guru ngaji, itu tahun kemarin (2020) pas bulan Maret,” ucapnya.

Ditegaskan Aiptu Ade, jika dirinya semakin tergugah untuk terus melakukan hal-hal kebaikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena menurutnya, hal itu sebagai salah satu wujud sinergitas antara kepolisian dengan masyarakat.

Ia pun berharap, apa yang sudah diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat di kemudian hari tanpa melihat besar dan kecilnya bantuan tersebut. Termasuk menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk bisa ikut membantu sesama.

“Inshaallah membantu masyarakat akan terus dilakukan, karena ini sesuai dengan motto Kapolres Pandeglang yaitu Pandeglang Peduli. Mudah-mudahan bisa menjadi berkah untuk saya dan masyarakat ke depan,” tandasnya. (Yandhi/TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here