Kapolres Serang Kota Doa bersama Karutan & WBP Bagi Korban Kebakaran Lapas Klas I Tangerang

Centralnews – Serang, Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Ahiles Hutapea, bersama Kepala Rutan Kelas IIB dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menggelar doa bersama bagi korban meninggal, di Lapas Klas I Tangerang. 

AKBP Maruli Ahiles Hutapea meminta doa untuk para korban dari para WBP dan masyarakat Indonesia. Dia juga mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kekuatan menghadapi cobaan yang dihadapi.

“Semoga di ikhlaskan, kita juga yang disini diberi keikhlasan karena sedang mendapat teguran dari Tuhan,” kata AKBP Maruli Ahiles Hutapea, Kamis (09/09/2021).

Ahiles juga memeriksa standar operasional prosedur pemeriksaan tamu, penjagaan hingga kelayakan para WBP di dalam ruang tahanan. Polres Serang Kota menyatakan siap membantu Rutan Kelas IIB, jika suatu saat membutuhkan penjagaan.

“Kita tetap berkoordinasi dengan Rutan Klas IIB Serang, tetap kita back up, terutama saat mengantar tahanan dari Polres ke Rutan. Kita sudah melihat dari depan sampai ke dalam, bahwa untuk SOP cukup memadai, instalasi listrik bagus dan kita mengapresiasi kegiatan ini,” jelasnya. 

Loading...

Doa bersama digelar dilapangan Rutan Klas IIB Serang. Meski cuaca panas, tidak menyurutkan niat mereka berdoa dengan khusyuk, agar arwah para korban diterima oleh Tuhan YME dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Selain berdoa bersama, jaringan listrik Rutan Kelas IIB Serang yang tepat berada di pusat keramaian juga diperiksa bersama petugas PLN, untuk mencegah adanya konsleting listrik. 

“Selain doa bersama, kita juga lakukan deteksi dini, kemarin dan tadi pagi bersama teman-teman PLN. Meski Rutan Klas IIB Serang sudah mendapatkan sertifikat kelaikan yang berlaku 15 tahun, tapi kita bersama teman-teman PLN mengecek instalasi kelistrikan yang perlu mendapatkan perhatian,” kaya Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIB Serang, Aliandra Harahap, Kamis (09/09/2021).

Aliandra mengatakan kalau Rutan Kelas IIB Serang sudah melebihi kapasitasnya, dari batas tampung 274 orang, kini di isi oleh 431 WBP diseluruh kamarnya.

“Dengan Kapasitas 274, saat ini di isi 431, itu dalam situasi pandemi. Dalamm situasi normal bisa 600 sampai 700 tahanan,” terangnya.

Sebelumnya pada Rabu dini hari, 08 September 2021 sekitar pukul 01.45 wib terjadi kebakaran hebat di Lapas Klas I Tangerang. Hal itu menyebabkan 41 WBP meninggal dilokasi kejadian dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. (Yandhi/TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here