Dipenjara 4 Tahun, Mantan Wali Kota Cilegon Akui Tidak Bersalah

Centralnews – Cilegon, Tb Iman Ariyadi, meski sudah menjalani masa tahanan selama 4 tahun di Lapas Kelas IIA Serang, mengaku tidak melakukan suap maupun tindak pidana korupsi, seperti yang dituduhkan oleh KPK. Bahkan pernyataannya itu dikuatkan oleh Mahkamah Agung (MA) dalam putusan Peninjauan Kembali (PK) nya.

Dalam putusan MK, Iman Ariyadi mengaku bahwa uang Rp 1,5 miliar digunakan sepenuhnya untuk operasional klub sepakbola Cilegon United (CU).

“Saya tidak pernah melakukan tindak pidana korupsi, saya berani bersumpah. Saya kaget di PK, dalam amar putusan saya, saya tidak menerima Rp 1,5 miliar, dan uang itu digunakan sepenuhnya untuk CUFC dalam rangka mengikuti kompetisi sepak bola,” kata Tb Iman Ariyadi, Kamis (23/09/2021).

Usai menghirup udara bebas, Iman mengaku siap kembali ke tengah-tengah masyarakat, jika di undang untuk hadir. Begitupun ke pemerintahan, mantan Walikota Cilegon dua periode ini mengaku siap mendukung pemerintahan walikota sekarang, yang dipimpin Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta.

“Saya siap di undang masyarakat, saya siap hadir di tengah-tengah masyarakat. Jika tidak berpihak pada rakyat, maka saya minta fraksi Golkar mengawal pemerintahan ini dengan baik, terutama janji politik bisa di realisasikan di tengah masyarakat,” terangnya. 

Loading...

Tb Iman Ariyadi menyebut Lapas Kelas IIA Serang sebagai pondok pesantren, lantaran selama mendekam dibalik jeruji, dia semakin rajin beribadah di masjid, bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lainnya. Sesuatu hal yang sulit dia lakukan selama menjadi politisi dan Walikota Cilegon.

“Kenapa saya sebut pondok pesantren, karena selama disana, saya hampir 95 persen tidak pernah meninggalkan shalat di masjid berjamaah, yang itu tidak pernah saya dapatkan diluar,” ujarnya. (Yandhi/TR)

Iman Ariyadi keluar pintu mengenakan kemeja biru polis di sisi kanan dan bercorak kotak-kotak di sisi kiri nya. Saat keluar pintu, dia di sambut takbir oleh perwakilan keluarga dan masyarakat.

“Kalau Pak Iman putusan 4 tahun, dia tidak mendapatkan JC (justice collaborator) dari KPK, sehingga dia menjalankan 4 tahun atau pengurangan remisi. Surat bebasnya juga, surat dari Kalapas, jadi ini bebas murni,” kata Kalapas Klas IIA Serang, Heri Kusrita, Kamis (23/09/2021).

Tb Iman Ariyadi saat menjabat Walikota Cilegon, dia di duga ikut menikmati aliran dana korupsi perizinan yang di transfer melalui klub sepak bola Cilegon United (CU). Oleh hakim, dia dinyatakan terbukti bersalah dan harus mendekam di balik jeruji besi.

Heri Kusrita menjelaskan, selama mendekam di Lapas Kelas IIA Serang, Iman tinggal bersama lima napi korupsi lainnya. Putra dari Tb Aat Syafa’at, yang juga mantan Walikota Cilegon dua periode itu di rajin beribadah dan menjadi khatib.

“Dia sosialisasi dengan warga yang di dalam juga baik, tidak ada masalah. Selama di dalam juga dia enggak ada masalah. Satu ruangan sama kasus Tipikor juga, ada lima orang. Ibadah, rajin ke masjid juga, ngajak warga binaan lain juga ke masjid, jadi Khatib juga,” ujarnya. (Yandhi/TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here