Suara Perempuan untuk Tetap Optimis di Era Digital Menuju Pemulihan Ekonomi

Centralnews – Serang, Upaya pemulihan ekonomi nasional saat ini masih berlangsung dan menunjukkan tren positif sejalan dengan kebanyakan penanganan pandemic COVID-19 yang baik. Proses tersebut harus tetap didukung oleh seluruh komponen bak Pemerintah, parlemen, pelaku usaha {korporasi dan UMKM), Masyarakat, perbankan, dan akademisi. Termasuk didalamnya adalah kaum Perempuan sebagat actor penting dalam perekonomian, yang harus tetap tangguh dan optimis. Demikian hal yang mengemuka dalam dialog interaktif dalam rangka Temu Respoden pada tanggal 19 November 2021 yang diselenggarakan secara virtual oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten. 

Acara Temu Respoden bertujuan untuk memberikan apresiasi dan mendapatkan umpan balik dari para responden dan stakeholder, yang pada 2021 mengangkat tema “Membangkitkan Optimisme Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional di Era Digital Dari Sudut Pandang Kacamata Perempuan”.

Hadir sebagai narasumber adalah lima tokoh wanita dari berbagar profesi, yaitu Indah Kurniawat (Anggota Komis) XI OPR RI), Desy Ratnasari (Anggota Komisi X DPR Rl), Filianingsih Hendarta (Asisten Gubermur Bank Indonesia), Iti Octavia Jayabaya (Bupati Kabupaten Lebak, Provinsi Banten), dan Aviliani (Ekonom Nasional) yang dipandu secara menarik oleh Helmy Yahya. Temu responden dikut oleh para responden survei yang dlaksanakan oleh Bank Indonesia, yaitu pelaku industri, asosiasi, Pemerintah Daerah, Akademisi, perbankan, Pelaku Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA-BB), pelaku usaha UMKM, pesantren, dan mahasiswa. 

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Erwin Soeriadimadja Menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha terutama responden survei Bank Indonesia yang telah berkontribusi dalam memberikan data sehingga dapat dimanfaatkan oleh Bank Indonesia untuk mendukung perumusan kebijakan maupun menyusun penelitian sesuai dengan kondisi perkonomian Saat ini. 

Loading...

Sementara itu, Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri BUMN, dalam sambutannya juga memaparkan bahwa transformasi digital telah terjadi di seluruh segi kehidupan termasuk di dunia usaha, dan mengharapkan acara Temu Responden Bank Indonesia Banten dapat memberikan gambaran kepada pelaku usaha untuk menyusun strategi bisnis yang sesuai dengan perkembangan teknologi di era digital.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Gubemur Provinsi Banten, Andika Hazrumy mengharapkan acara temu responden dapat memberikan inspirasi para peserta, khususnya perempuan, untuk meningkatkan perannya serta memberikan inspirasi dalam proses pembangunan ekonomi, terutama di Provinsi Banten. 

Senada dengan harapan agar peran pelaku usaha khususnya industri dalam proses pemulihan ekonomi, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Dody Widodo dalam sambutannya juga turut mendukung pelaksanaan acara temu Responden Bank Indonesia Provinsi Banten dan menyampaikan bahwa Kementrian Perindustrian optimis dengan meningkatnya kinerja industri pada akhir tahun 2021. 

Selanjutnya dalam acara talkshow interaktif, anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurniawati menyampaikan pesan agar seluruh pihak harus optimis, bersinergi dan berkolaborasi, baik di tataran pemerintah maupun masyarakat, untuk menghadapi kondisi saat ini dan tantangan kedepan. Selain peran pentingnya dalam keluarga, Perempuan juga memiliki peran signifikan dalam tumbuh berkembangnya ekonomi suatu bangsa. 

Selaras dengan pernyataan tersebut anggota DPR Ri Komisi X Desy Ratnasari juga menyampaikan bahwa UMKM memberikan proporsi yang besar pada lapangan kerja di Indonesia, dan 70% dari UMKM adalah ekonomi kreatif. Peran perempuan di ekonomi kreatif saat ini dinilai cukup besar, sehingga peningkatan skill perempuan dan peningkatan akses permodalan bagi perempuan secara langsung akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Nasional. 

Seiring dengan perkembangan di era digital, untuk mendorong perekonomian dan sisi system pembayaran, Asisten Gubernur Bank indonesia, Filianingsih Hendarta menyampaikan bahwa Bank Indonesia berencana meluncurkan produk Bl FAST pada pertengahan Desember 2021. BI FAST merupakan modernisasi dari Sistem Kliring Nasional (SKN) yang dibangun berdasarkan azas customer service, yaitu memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin kemudahan dan kecepatan dalam pengiriman dana. BI FAST memiliki prinsip CeMuMuAH (cepat, mudah, murah, aman dan handai). 

Proses digitalisasi untuk mendukung transaksi keuangan juga didukung oleh Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya yang juga menyampaikan bahwa Kabupaten Lebak secara bertahap mendigitalisasi terkait pembayaran transaksI keuangan pemerintah daerah disamping juga mendorong ekonomi Kabupaten lebak melalu kebijakan pariwisata, ekonomi kreatif, dan investasi seiring dengan telah diresmikannya jalan tol Serang-Panimbang sesi 1. Secara khusus, Bupati Lebak mengundang kehadiran investor masuk ke Lebak sejalan dengan mulai beroperasinya jalan toll sesi 1 tersebut. Bupati Iti juga sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Temu Responden Bank indonesia Provinsi Banten, dan Mengapresiasi narasumber yang menggunakan baju tenun Baduy khas daerah Lebak. 

Sementara itu, ekonom Aviliani memaparkan perkembangan perekonomian global tahun 2021 membaik namun pada tahun 2022 diperkirakan menurun, hal ini disebabkan kebijakan penurunan stimulus di negara-negara maju. Sementara Indonesia pada tahun 2022 diperkirakan masih membaik seiring dengan masih berlanjutnya kebijakan stimulus oleh Pemerintah, dan stimulus kemungkinan mulai diturunkan pada tahun 2023. Selanjutnya Aviliani juga menyampaikan 3 big issues pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia yaitu infratruktur, inklusi keuangan, dan cyber security. 

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan dapat memberikan manfaat serta gambaran kepada para peserta mengenai upaya pemulihan ekonomi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta tantangan dan perkembangan ekonomi ke depan. Selain itu, dengan terselenggaranya pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan yang baik antara Bank Indonesia dengan stakeholder di Provinsi Banten. (Ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here