Soal Covid-19 Varian Omicron, Kemenkes: Masih Bisa Dideteksi dengan PCR

Foto; net, Ilustrasi gambar.

Centralnews – Jakarta, Terkait varian baru virus Corona B.1.1.529 atau  Omicron, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, varian virus corona tersebut masih sensitif dengan alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Dan sampai saat ini masih bisa dideteksi dengan PCR. Masih sangat efektif,” kata Nadia dalam acara Seminar Online FKM UI Seri 50 secara virtual, dilansir dari Kompas.com, Jumat (3/12/2021).

Lebih lanjut, ia menuturkan, meski varian Omicron belum terdeteksi di Indonesia, masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan. Hal ini lantaran beberapa kasus Covid-19 dari varian B.1.1.529 di Eropa tidak berasal dari pelaku perjalanan internasional, melainkan transmisi lokal.

“Bahkan ada yang memang seperti di Jerman, Spanyol itu tidak ada riwayat perjalanan ke luar, jadi kita harus hati-hati dan Asia Tenggara sangat berisiko tinggi (terhadap vaksin Omicron),” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta seluruh laboratorium menerapkan strategi testing Covid-19 menggunakan metode S gene target failure (SGTF) sebagai indikasi awal untuk mendeteksi varian Omicron.

Loading...

Menurutnya, bila S gen pada hasil pemeriksaan tes PCR tidak terdeteksi maka metode SGTF bisa dilakukan.

“Sehingga kalau kita pakai reagen PCR yang nge-tag S gen ini dia tidak terdeteksi, tapi gen yang lainnya ke-detect, nah itu mengarah ke varian Omicron, jadi PCR test lebih cepat lebih gampang, begitu kita lihatnya kalau dengan SGTF,” ucap Budi melalui kanal YouTube Alumni Institut Teknologi Bandung, dikutip Jumat. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here