Tawuran Geng Motor di Ibu Kota Banten, Satu Orang Meninggal

Centralnews – Serang, Seorang anak dibawah umur yang berusia 15 tahun, terlibat tawuran geng motor antar kecamatan. Dua pun bertindak sadis, dengan membacok lawannya menggunakan celurit hingga meninggal pada bulan November 2021.

“Peristiwa di Drangong, Taktakan, Kota Serang. Pelaku ini sebagai orang yang membacok dengan celurit,” kata Kapolres Serkot, AKBP Maruli Ahiles Hutapea, Rabu (22/12/2021).

Maruli bercerita kalau geng motor ini awalnya menyaksikan video tawuran di media sosial (medsos) dan youtube. Kemudian mereka ingin menirunya.

Geng motor antar kecamatan di Ibu Kota Banten itu kemudian janjian lewat aplikasi percakapan untuk melakukan tawuran. Akibatnya, satu anggota geng motor tewas saat tawuran.

“Ini sering menonton video kekerasan, youtube kekerasan, melihat di tempat lain aksi tawuran membawa nama baik geng nya, mereka mencoba mengekspresikan,” terangnya.

Loading...

Polisi enggan membuka identitas pelaku pembacokkan, dengan alasan usianya masih anak-anak dan harus ditangani sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Para orangtua diminta untuk terus memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya saat bermain media sosial (medsos) dan bergaul dengan temannya, agar tidak terjerumus ke pergaulan yang buruk.

“Ada beberapa pelaku anak, kita salah kalau terlalu luas ekspose.  Ada yang putus sekolah, ada yang masih sekolah,” jelasnya. (Yandhi/TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here