Bahas Soal Budaya Bersama Anies, Prof. Jaya Suprana Datangi Balai Kota DKI Jakarta

Centralnews – Jakarta, Prof. Jaya Suprana datangi Kantor Balai Kota DKI Jakarta dan diskusi budaya bersa dengan Gubernur Anies Baswedan pada Senin, (14/06). Jaya Suprana dikenal sebagai seorang berkepribadian unik, jenius, kreatif dan memiliki berbagai bakat. Mempunyai hubungan harmonis dengan berbagai tokoh politik, kesenian dan agama salah satunya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam pertemuan tersebut, Jaya mengungkapkan rasa terimakasih kepada Anies dan Pemprov DKI Jakarta telah mendukung dan memperhatikan Wayang Orang Bharata (WOB) sebagai warisan budaya Indonesia. Menurutnya, budaya asli Indonesia harus terus menerus dilestarikan agar tetap tumbuh dan tidak punah.

“Terima kasih pak Anies. Dukungan bapak bagi Wayang Orang Bharata sangat tepat. Budaya tradisi memang perlu dibantu, kalau tidak mereka akan punah. Dan jika punah tidak akan pernah kembali lagi” ungkap Jaya juga penggemar berat wayang dan pengunjung rutin Wayang Orang Bharata (WOB).

Dua sahabat itu ngobrol budaya dan pendidikan, beberapa kali Jaya menyampaikan apresiasi atas terobosan bidang budaya yang digagas Anies dan Pemprov DKI.

Kemudian, Anies juga menjelaskan pentingnya memfasilitasi budaya untuk membangun karakter sebuah kota.

“Taman Ismail Marzuki, insya Allah sebentar lagi dibuka untuk umum. Ini akan jadi wahana berkarya bagi para seniman kita. Kalau fasilitasnya kelas dunia, mereka pun juga akan menjadi seniman level dunia” imbuh Anies,” tutur Anies.

Rilis 2:
Datangi Balai Kota, Prof. Jaya Suprana Ucapkan Terimakasih untuk Anies Telah Mendukung WOB Sebagai Warisan Budaya Indonesia

Prof. Jaya Suprana mengunjungi Kantor Balai Kota DKI Jakarta dan diskusi budaya bersama dengan Gubernur Anies Baswedan pada Senin, (14/06). Kedatangan Jaya adalah untuk mengapresiasi Gubernur Anies serta Pemprov DKI Jakarta yang telah mendukung renovasi Gedung Wayang Orang dan peduli terhadap budaya Indonesia.

Jaya Suprana dikenal sebagai seorang berkepribadian unik, jenius, kreatif dan memiliki berbagai bakat. Mempunyai hubungan harmonis dengan berbagai tokoh politik, kesenian dan agama salah satunya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam pertemuan tersebut, Jaya mengungkapkan rasa terimakasih kepada Anies dan Pemprov DKI Jakarta telah mendukung dan memperhatikan Wayang Orang Bharata (WOB) sebagai warisan budaya Indonesia. Menurutnya, budaya asli Indonesia harus terus menerus dilestarikan agar tetap tumbuh dan tidak punah.

“Terima kasih pak Anies. Dukungan bapak bagi Wayang Orang Bharata sangat tepat. Budaya tradisi memang perlu dibantu, kalau tidak mereka akan punah. Dan jika punah tidak akan pernah kembali lagi” ungkap Jaya juga penggemar berat wayang dan pengunjung rutin Wayang Orang Bharata (WOB).

Kemudian, rencana renovasi Gedung Kesenian Jakarta juga mereka diskusikan. Jaya, sebagai pemusik sangat concern dengan kondisi GKJ yang terbengkalai. Tetapi ia besyukur Pemprov DKI Jakarta sudah punya rencana untuk merevitalisasi gedung tersebut, bukan saja secara fisik, tetapi juga dalam hal business model yang akan dijalankan.

“Sudah ada rencana Pak Jaya, tetapi terhenti cukup lama akibat pandemi Covid-19” kata Anies sambil menghubungi Dr Iwan Henry Wardhana, Kepala Dinas Kebudayaan DKI, untuk memastikan rencana tetap jalan.

Rilis 3:
Luar Biasa! Setelah Gedung Wayang Orang Bharata, Selanjutnya Gedung Kesenian Jakarta juga Akan Direnovasi Anies

Gubernur DKI Jakarta mendapat tamu kehormatan yaitu Prof. Jaya Suprana di Kantor Balai Kota DKI Jakarta Kamis, (13/06). Jaya dikenal sebagai seorang berkepribadian unik, jenius, kreatif dan memiliki berbagai bakat. Mempunyai hubungan harmonis dengan berbagai tokoh politik, kesenian dan agama salah satunya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam pertemuan itu, dua sahabat tersebut mendiskusikan tentang budaya Indonesia dan juga ungkapan terimakasih dari Jaya untuk Anies karena telah mendukung pelestarian budaya di Jakarta.

“Terima kasih pak Anies. Dukungan bapak bagi Wayang Orang Bharata sangat tepat. Budaya tradisi memang perlu dibantu, kalau tidak mereka akan punah. Dan jika punah tidak akan pernah kembali lagi,” kata Jaya.

Kemudian rencana renovasi Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) juga mereka diskusikan. Jaya, sebagai pemusik sangat concern dengan kondisi GKJ yang terbengkalai. Tetapi ia besyukur Pemprov DKI Jakarta sudah punya rencana untuk merevitalisasi gedung tersebut, bukan saja secara fisik, tetapi juga dalam hal business model yang akan dijalankan.

“Sudah ada rencana Pak Jaya, tetapi terhenti cukup lama akibat pandemi Covid-19,” jelas Anies.

Rencananya, GKJ akan dikembangkan dan dikelola oleh swasta, dimana Pemprov DKI Jakarta punya hak untuk memanfaatkan selama jumlah hari tertentu dalam setiap tahunnya.

“Di hari-hari itulah akan dimanfaatkan oleh para seniman kita secara free,” kata Anies sambil menghubungi Dr Iwan Henry Wardhana, Kepala Dinas Kebudayaan DKI, untuk memastikan rencana tetap jalan. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here