TEKAPE.CO,MASAMBA – Merebaknya isu reshuffle Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK dalam beberapa hari terakhir, ternyata bawa dampak menular di kalangan masyarakat di Tana Luwu, Sulawesi Selatan.
Meskipun isu resuffel masih rumor, namun Presiden Jokowi dianggap sudah perlu melakukan evaluasi pada Kabinet Kerja yang dinilai stagnan dengan kondisi ekonomi bangsa tak kunjung membaik. peluang reshuffle tetap mungkin terjadi dan itu hak prerogratif presiden.
Bahkan santer terdengar dari dalam lingkaran istana dan elit partai politik sudah mulai menggodok sejumlah nama-nama menteri baru yang diprediksikan ada sekitar 7 menteri bakal diganti dan bertukar posisi.
Menariknya ada nama baru, ada juga wajah lama yang sekedar tukar posisi. Salah satu nama baru yang jadi fokus perhatian di Sulsel adalah H. Muchtar Luthfi Andi Mutty, anggota Komisi II DPR-RI, bidang Pemerintahan Dalam Negeri & Otonomi Daerah, Aparatur & Reformasi Birokrasi.
Selain itu, isu resuffel kali ini juga memasukan wajah baru seperti Idrus Marham, Politisi Partai Golkar itu dikabarkan bakal diangkat menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional menggantikan Sofyan Djalil. Tak kalah menariknya, pendatang baru, Najwa Syihab santer dikabarkan menjadi Menteri Sosial menggantikan Khofifah.
Sementara nama Ketua DPP NasDem bidang politik pemerintahan, Luthfi Andi Mutty akan masuk jajaran kabinet dan diangkat menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) menggantikan Asman Afnur lantaran saat ini keberadaan PAN di koalisi tengah disorot.
PAN dinilai kerap berbeda sikap dengan pemerintah dan rekan koalisi, mulai dari soal RUU Pemilu hingga Perppu Ormas. Bahkan Amien Rais sebelumnya telah meminta Asman Abnur keluar dari Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi-JK.
Menguatnya Luthfi A. Mutty juga disebabkan track record yang paripurna, lulusan terbaik Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta, pernah sebagai Camat, dan mantan bupati dua periode serta menjadi staf khusus Wapres RI sudah memantaskan dirinya layak diposisi KemenPAN-RB
Namun disisi lain, isu resuffel kabinet ini membuat keresahan di kalangan relawan, simpatisan dan tim loyalis Luthfi yang sudah terbentuk di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Hal itu diungkapkan Ryan Kalle, anggota Tim Medcer Luthfi saat ditemui di Warkop Dg Aziz Masamba.
“Sejak munculnya nama Opu Luthfi dalam isu resuffel Kabinet ini, jelas membuat para relawan dan simpatisan terhenyak. Bukan hanya mereka, malah dalam beberapa hari ini, kita perhatikan itu jadi bahan cerita para pengamat Pilgub di Sulsel, khususnya di Luwu Raya,” kata Ryan.
Menurutnya dinamika politik Luthfi A. Mutty di Pilgub Sulsel sedang dalam puncak karir dan popularitas. Masuknya nama dalam isu resuffel kabinet kerja pemerintah Jokowi-JK kian menegaskan bahwa aset bangsa yang lama tersimpan itu sudah keluar dari persembunyiannya.
“Masih banyak yang belum tahu betul Opu Luthfi. Padahal beliau tokoh nasional yang merupakan satu dari tujuh orang yang dibentuk Depdagri yang sukses menyusun RUU Politik baru yang merupakan landasan sistem politik demokratis dan menjadi jiwa dari gerakan reformasi di Indonesia,” jelasnya. (rilis)












