Palopo  

Pemkot Palopo Bangun Rumah Singgah di Tandipau

Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas Sosial Kota Palopo, Adhy Dewantara Hasnur. (ist)

PALOPO, TEKAPE.co – Pemerintah Kota Palopo di bawah kepemimpinan Wali Kota Naili Trisal dan Wakil Wali Kota Akhmad Syarifuddin mulai tancap gas merealisasikan 25 Program Prioritas Palopo Baru.

Salah satu program unggulan yang segera dikerjakan adalah pembangunan Rumah Singgah bagi anak, ibu, dan perempuan terlantar.

Fasilitas ini juga akan menjadi tempat perlindungan sementara bagi lansia terlantar dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Rumah singgah tersebut direncanakan berdiri di kawasan Tandipau, di atas lahan seluas sekitar 300 meter persegi (20 x 15 meter).

Meski pengadaan sarana dan prasarana sudah diusulkan dalam APBD Perubahan 2025, keterbatasan anggaran membuat rumah singgah ini baru dapat beroperasi penuh pada 2026.

Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas Sosial Kota Palopo, Adhy Dewantara Hasnur, menjelaskan rumah singgah ini dirancang bukan sekadar sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai pusat perlindungan dan pendampingan bagi warga rentan.

“Anak, perempuan terlantar, lansia, hingga ODGJ akan mendapatkan penanganan awal sebelum dirujuk ke layanan lanjutan yang sesuai kebutuhan mereka,” ujar Adhy, Jumat (8/8/2025).

Ia menambahkan, keberadaan rumah singgah akan membantu pemerintah mempercepat respon terhadap berbagai masalah sosial di lapangan.

“Kami berharap, dengan adanya rumah singgah ini, tidak ada lagi warga yang terlantar di jalan atau luput dari perhatian. Ini bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap warganya,” imbuhnya.

Wali Kota Palopo, Naili Trisal memastikan rumah singgah ini akan dikelola langsung oleh Dinas Sosial Kota Palopo.

Lima pekerja sosial aparatur sipil negara (ASN) telah disiapkan, ditambah petugas tambahan sesuai kebutuhan.

“Program ini menjadi wujud komitmen Palopo Baru untuk memperkuat perlindungan sosial dan memastikan setiap warga mendapat hak serta pelayanan yang layak,” kata Naili.

Dengan hadirnya rumah singgah ini, Pemkot Palopo berharap bisa memberikan perlindungan yang lebih cepat, tepat, dan manusiawi bagi warga yang membutuhkan, sekaligus mengurangi angka keterlantaran di wilayahnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *